Tampilkan postingan dengan label harapan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label harapan. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Maret 2012

Sepenggal Tentang Wanita dari Al-Quran dan Al-Hadist



Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang 


Berikut ini beberapa ayat dari alquran dan alhadist tentang wanita :


.: Q.S. Al A’raaf : 26


Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.


.: Q.S. An Nuur : 31


Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.


.: Q.S. An Nuur : 60


Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tiada ingin kawin (lagi), tiadalah atas mereka dosa menanggalkan pakaian mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan, dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.


.: Q.S. Al Ahzab : 53


Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu diundang maka masuklah dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa asyik memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi lalu Nabi malu kepadamu (untuk menyuruh kamu ke luar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar. Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak (pula) mengawini istri-istrinya selama-lamanya sesudah ia wafat. Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar (dosanya) di sisi Allah.

.: Q.S. Al Ahzab : 55


Tidak ada dosa atas istri-istri Nabi (untuk berjumpa tanpa tabir) dengan bapak-bapak mereka, anak-anak laki-laki mereka, saudara laki-laki mereka, anak laki-laki dari saudara laki-laki mereka, anak laki-laki dari saudara mereka yang perempuan, perempuan-perempuan yang beriman dan hamba sahaya yang mereka miliki, dan bertakwalah kamu (hai istri-istri Nabi) kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.

.: Q.S. Al Ahzab : 59

Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang…. Maha benar ALLAH dengan segala firman-NYA.


adapun Rasulullah SAW, manusia termulia dan terbaik sepanjang masa pun mengakui dan sangat memuliakan wanita. ini buktinya :


Dari Abdullah bin ‘Amr radhiallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihiwassalam bersabda:

“Dunia ini adalah perhiasan/kesenangan dan sebaik-baik perhiasan/kesenangan dunia adalah wanita yang shalihah.” (HR. Muslim,Nasa’i, Ibnu Majah dan Ahmad)


Dalam lafazh lain:

“Sesungguhnya dunia ini adalah perhiasan dan tidak ada di antara perhiasan dunia yang lebih baik daripada wanita yang sholihah.” (HR. Ibnu Majah)

Dalam lafazh lain:

“Sesungguhnya dunia ini seluruhnya adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang sholihah.” (HR. Ahmad)


Wanita dan Keindahan

Sudah menjadi sunnatullah bagi anak Adam diberikan kepada mereka berbagai kenikmatan yang mereka cintai dan dijadikan indah pandangan mereka dengannya di dunia ini sebagaimana dalam firman Alloh:


“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu:wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah lading. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Alloh-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali Imran:14)

Ketika menyebutkan berbagai hal yang menjadikan kecintaan manusia dalam ayat ini Alloh mendahulukan wanita sebelum yang lain, hal ini memberikan isyarat bahwa wanita menjadi sumber terbesar kenikmatan, kesenangan dan perhiasan hidup di dunia ini. Tidak terkecuali bagi Rasulullah Shalallahu ‘alaihiwassalam sebagai sosok manusia terbaik dan termulia, wanita adalah sesuatu yang paling beliau cintai di antara kenikmatan dunia yang lain, dan ini merupakan fitroh beliau sebagai manusia biasa.

Dari Anas radhiallahu ‘anhu ia berkata: “Rasulullah Shalallahu ‘alaihiwassalam bersabda: ‘Aku diberikan rasa cinta dari dunia terhadap para wanita dan wewangian dan dijadikan penyejuk mataku ada di dalam shalat.”(HR. Ahmad, dan Nasa’i. Di shohihkan oleh Syaikh Al Albani)

Walhasil, Alloh telah menciptakan wanita sebagai perhiasan dan bahkan perhiasan terbesar dunia ini namun sekaligus ia juga merupakan fitnah terbesar di dunia ini yang pernah diciptakan Alloh bagi kaum laki-laki.

Wanita Sholihah

Alloh telah memberikan sebuah definisi wanita sholihah yang menjadi perhiasan dan kesenangan terbaik di dunia, sebagaimana dalam firman-Nya:

“…Maka wanita yang sholih, ialah yang taat kepada Alloh lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Alloh telah memelihara (mereka)…” (QS. an-Nisa’:34)

Rasulullah Shalallahu ‘alaihiwassalam juga memberikan gambaran wanita sholihah terbaik sebagaimana dalam hadits:

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu berkata: “Nabi Shalallahu ‘alaihiwassalam ditanya:’Siapakah wanita yang paling baik?’ Beliau menjawab:

‘(Sebaik-baik wanita) adalah yang menyenangkan (suami)-nya jika ia melihatnya, mentaati (suami)-nya jika ia memerintahnya dan ia tidak menyelisihi (suami)-nya dalam hal yang dibenci suami pada dirinya dan harta suaminya.’” (HR. Ahmad, al Hakim, an Nasa’i dan ath Thobrani dan di Shohihkan oleh al Albani).

Beliau Shalallahu ‘alaihiwassalam juga berwasiat untuk memilih wanita yang memiliki dien (agama) yang baik sebagai ukuran keshohihan seorang wanita, bukan kecantikan, kedudukan atau hartanya.

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dari Nabi Shalallahu ‘alaihiwassalam beliau bersabda:

“Wanita dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, kecantikannya dan karena dien (agama)-nya; maka pilihlah yang memiliki dien maka engkau akan beruntung.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Khotimah

Bagi laki-laki, hal ini merupakan wasiat agar mereka memilih wanita bukan sekedar karena kecantikan, kedudukan atau harta wanita semata. Karena hal itu bukanlah ukuran kebahagiaan yang hakiki di dunia ini. Namun hendaknya ia lebih mengutamakan sisi dien karena hal itulah yang akan memberikan hakikat kebahagiaan hidupnya di dunia ini dan di akhirat.

Adapun bagi para wanita, ini merupakan dorongan untuk menjadi perhiasan terbaik di dunia ini, wanita yang sholihah, wanita yang mendorong suami dan keluarganya untuk semakin beriman dan bertaqwa kepada Alloh, bukan wanita yang menjadi fitnah terbesar bagi kaum laki-laki yang menjadikan mereka semakin menjauh dari Alloh dan menyeret mereka ke jurang nereka Jahanam.

Sedangkan bagi para orang tua, ini tentunya sebuah pengingat bahwa ada amanah menunaikan kewajiban mendidik anak-anak mereka untuk menjadi anak-anak yang sholih dan sholihah guna menggapai kebahagiaan mereka di dunia dan akhirat.




waallahu'alam,


Di nukil dari Majalah Al Mawaddah Edisi 1 Tahun ke-1 (1428H/2007M)
Read More.....

Kamis, 22 September 2011

Motivasi

A. Pengertian Motivasi
Motivasi adalah kekuatan atau daya dorong yang menggerakkan sekaligus mengarahkan kehendak dan perilaku seseorang dan segala kekuatannya untuk mencapai tujuan yang diinginkannya yang muncul dari keinginan memenuhi kebutuhan.

B. Motivasi dan Harapan
1. Hierarkhi kebutuhan Maslow
Menurut Abraham Maslow kebutuhan orang bergantung pada apa yang telah mereka miliki, suatu kebutuhan yang telah terpenuhi bukan faktor motivasi lagi. Kebutuhan manusia tersusun dalam suatu hierarki kepentingan dari yang teredah ke yang tertinggi.




2. Harapan sebagai dasar utama motivasi
Motivasi bukan saja karena adanya kebutuhan, melaikan lebih karena adanya harapan akan dapat dipenuhinya kebutuhan itu. Harapan merupakan dasar penentu timbulnya motivasi.

C. Bentuk-bentuk Motivasi
1. Motivasi dan Manipulasi
Manipulasi adalah suatau cara untuk menggerakkkan seseorang untuk melakukan sesuatu, namun hal itu dia lakuakan karena orang lain menginginkan dia untuk melakukannya. Sedangkan motivasi adalah menggerakan seseorang untuk melakukan sesuatu sebab dia sendiri ingin melakukan hal itu. Dengan kata lain manipulasi bersumber dari luar diri sedangkan manipulasi berasal dari dalam diri sendiri.
2. Motivasi berdasarkan sikap
Motivasi berdasarkan sikap merupakan motivasi yang lahir dari diri sendiri, manyangkut bagaimana seseorang berpikir dan merasa. Motivasi berdasarkan sikap adalah bagaimana seseorang merasakan masa depan dan bagaimana mereka bereaksi terhadap masa lampau.
3. Motivasi Berdasarkan imbalan
Motivasi disebut berdasarkan imbalan apabila seseorang melakukan suatu aktivitas karena adanya suatu imbalan yang akan diterima. Imbalan yang dimaksud bukan hanya dalam bentuk uang, melainkan dalam bentuk lain, seperti pengakuan, penghargaan, pembebasan, penguasaan, dan sebagainya.
4. Motivasi dan lingkungan
Ada banyak tempat dimana seseorang sangat termotivasi untuk melakukan suatu aktivitas terdorong oleh sikap dasarnya yang memeng mau melakukannya, namun lama-kelamaan menjadi tidak efektif karena berbagai kendala lingkungan menghadangnya.
5. Gambaran orang yang termotivasi
Orang yang termotivasi dapat kelihatan dari penampilannya : dari cara berpakaian, cara berjalan, bahasa tubuh ( wajah, mata, eksprsi, dsb ). Bahasa tubuh kadang lebih otentik menyampaikan informasi yang benar tentang keadaan seseorang. Salah satu cara yang memperlihatkan termotivasi-tidaknya seseorang adalah dengan komunikasi, melalui lisan, isyarat atau bentuk lain. Orang yang termotivasi tampak memiliki energi yang amat berlimpah sehinga banyak hal yang dapat dia lakukan dan diselesaikan, walaupun dia punya banyak kesibukan.



D. Cara Memotivasi Diri
1. Memotivasi diri melalui rasa percaya diri
Beberapa hal yang berkaitan dengan pembangunan motivasi diri dengan membangun kepercayaan akan kemampuan diri sendiri.
a. Hindari mencari cari alasan
Hindari kata-kata seperti Saya Tidak Bisa, gantilah segera dengan kata-kata seperti Saya Bisa, Saya Mampu. Seseorang yang percaya diri adalah seseorang yang percaya pada kemampuannya untuk melakukan sesuatu tugas tertentu dan mencoba untuk mengubah kemampuan yang dirasakan menjadi hasil yang nyata.
b. Gunakan daya imajinasi
Gambarkan wujud apa yang anda inginkan. Semakin anda memikirkan itu semua semakin besar kepastian akan suatu hasil yang positif.
c. Jangan takut gagal
Takut gagal akan mengurangi kepercayaan diri, dan dengan sendirinya juga akan mengurangi motivasi diri sendiri. Satu-satunya cara untuk menaklukkan ketakutan adalah dengan melakukan hal yang ditakutkan itu.
d. Perhatikan penampilan
Penampilan lahiriah dapat memberi pengaruh besar bagi kepercayaan diri sendiri. Orang yang yakin akan penampilannya aklan lebih gampang mendapatkan kepercayaan dirinya sehingga lebih termotivasi untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang diinginkannya.

2. Memotivasi diri dengan menentukan sasaran
Tidak banyak orang yang selalu berhasil menentukan sasaran atau target apa yang ingin mereka capai sehingga mereka juga tidak memiliki arah yang jelas di mana tenaga hendak diarahkan.
3. Memotivasi diri dengan menyusun catatan sukses yang pernah diraih
Setiap orang sekurang-kurangnya dalam satu hal kecil pernah meraih sukses dalam hidupnya. Sukses masa lalu dapat menjadi bahan bakan yang dapat mengobarkan kepercayaan pada diri sendiri.

E. Beberapa Hambatan Tumbuhnya Motivasi
1. Kurang percaya diri
Penyebabnya :
• Rasa percaya diri hilang karena pengaruh perkataan orang lain, yang cenderung memberikan penilaian negatif terhadap apa yang kita lakukan
• Rasa kurang percaya diri yang disebabkan oleh pengondisian yang kita alami semasa kanak-kanak
• Rasa rendah diri karena pengalaman masa lalu, dimana orang pernah bahkan sudah beberapa kali mengalami kegagalan

2. Kecemasan berlebihan
Kecemasan adalah perasaan yang menghinggapi orang manakala ia terbayang akan apa yang bakal menimpa dirinya bila gagal.

3. Opini negatif
Opini negatif dapat sampai kepada kita dari berbagai sumber. Opini negatif tentang sesuatu dapat membuat seseorang menjadi tidak antusias dan termotivasi tentang sesuatu itu.
4. Merasa bukan bagian dari kelompok atau sasaran yang lebih besar.

F. Disiplin Mendukung motivasi
Motivasi perlu didukung oleh disiplin yang yang tinggi. Disiplin diri mencakup : sikap konsisten berjuang mencapai target yang sudah ditetapkan, mendahulukan yang utama dan mendesak tanpa mengabaikan kebutuhan-kebutuhan lain yang juga penting, dan tidak menghalalkan segala cara untuk memenuhi keinginan. Dalam memenuhi kebutuhan dan harapan-harapan kita, kita tetap dituntut menghormati aturan-aturan atau norma-norma yang berlaku.
Read More.....

Selasa, 25 Mei 2010

Motivasi Awal dari Sebuah Kesuksesan

A. Pengertian Motivasi
Motivasi adalah kekuatan atau daya dorong yang menggerakkan sekaligus mengarahkan kehendak dan perilaku seseorang dan segala kekuatannya untuk mencapai tujuan yang diinginkannya yang muncul dari keinginan memenuhi kebutuhan.

B. Motivasi dan Harapan
1. Hierarkhi kebutuhan Maslow
Menurut Abraham Maslow kebutuhan orang bergantung pada apa yang telah mereka miliki, suatu kebutuhan yang telah terpenuhi bukan faktor motivasi lagi. Kebutuhan manusia tersusun dalam suatu hierarki kepentingan dari yang teredah ke yang tertinggi.

2. Harapan sebagai dasar utama motivasi
Motivasi bukan saja karena adanya kebutuhan, melaikan lebih karena adanya harapan akan dapat dipenuhinya kebutuhan itu. Harapan merupakan dasar penentu timbulnya motivasi.

C. Bentuk-bentuk Motivasi
1. Motivasi dan Manipulasi
Manipulasi adalah suatau cara untuk menggerakkkan seseorang untuk melakukan sesuatu, namun hal itu dia lakuakan karena orang lain menginginkan dia untuk melakukannya. Sedangkan motivasi adalah menggerakan seseorang untuk melakukan sesuatu sebab dia sendiri ingin melakukan hal itu. Dengan kata lain manipulasi bersumber dari luar diri sedangkan motivasi berasal dari dalam diri sendiri.
2. Motivasi berdasarkan sikap
Motivasi berdasarkan sikap merupakan motivasi yang lahir dari diri sendiri, manyangkut bagaimana seseorang berpikir dan merasa. Motivasi berdasarkan sikap adalah bagaimana seseorang merasakan masa depan dan bagaimana mereka bereaksi terhadap masa lampau.
3. Motivasi Berdasarkan imbalan
Motivasi disebut berdasarkan imbalan apabila seseorang melakukan suatu aktivitas karena adanya suatu imbalan yang akan diterima. Imbalan yang dimaksud bukan hanya dalam bentuk uang, melainkan dalam bentuk lain, seperti pengakuan, penghargaan, pembebasan, penguasaan, dan sebagainya.
4. Motivasi dan lingkungan
Ada banyak tempat dimana seseorang sangat termotivasi untuk melakukan suatu aktivitas terdorong oleh sikap dasarnya yang memeng mau melakukannya, namun lama-kelamaan menjadi tidak efektif karena berbagai kendala lingkungan menghadangnya.
5. Gambaran orang yang termotivasi
Orang yang termotivasi dapat kelihatan dari penampilannya : dari cara berpakaian, cara berjalan, bahasa tubuh ( wajah, mata, eksprsi, dsb ). Bahasa tubuh kadang lebih otentik menyampaikan informasi yang benar tentang keadaan seseorang. Salah satu cara yang memperlihatkan termotivasi-tidaknya seseorang adalah dengan komunikasi, melalui lisan, isyarat atau bentuk lain. Orang yang termotivasi tampak memiliki energi yang amat berlimpah sehinga banyak hal yang dapat dia lakukan dan diselesaikan, walaupun dia punya banyak kesibukan.



D. Cara Memotivasi Diri
1. Memotivasi diri melalui rasa percaya diri
Beberapa hal yang berkaitan dengan pembangunan motivasi diri dengan membangun kepercayaan akan kemampuan diri sendiri.
a. Hindari mencari cari alasan
Hindari kata-kata seperti Saya Tidak Bisa, gantilah segera dengan kata-kata seperti Saya Bisa, Saya Mampu. Seseorang yang percaya diri adalah seseorang yang percaya pada kemampuannya untuk melakukan sesuatu tugas tertentu dan mencoba untuk mengubah kemampuan yang dirasakan menjadi hasil yang nyata.
b. Gunakan daya imajinasi
Gambarkan wujud apa yang anda inginkan. Semakin anda memikirkan itu semua semakin besar kepastian akan suatu hasil yang positif.
c. Jangan takut gagal
Takut gagal akan mengurangi kepercayaan diri, dan dengan sendirinya juga akan mengurangi motivasi diri sendiri. Satu-satunya cara untuk menaklukkan ketakutan adalah dengan melakukan hal yang ditakutkan itu.
d. Perhatikan penampilan
Penampilan lahiriah dapat memberi pengaruh besar bagi kepercayaan diri sendiri. Orang yang yakin akan penampilannya aklan lebih gampang mendapatkan kepercayaan dirinya sehingga lebih termotivasi untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang diinginkannya.

2. Memotivasi diri dengan menentukan sasaran
Tidak banyak orang yang selalu berhasil menentukan sasaran atau target apa yang ingin mereka capai sehingga mereka juga tidak memiliki arah yang jelas di mana tenaga hendak diarahkan.
3. Memotivasi diri dengan menyusun catatan sukses yang pernah diraih
Setiap orang sekurang-kurangnya dalam satu hal kecil pernah meraih sukses dalam hidupnya. Sukses masa lalu dapat menjadi bahan bakan yang dapat mengobarkan kepercayaan pada diri sendiri.

E. Beberapa Hambatan Tumbuhnya Motivasi
1. Kurang percaya diri
Penyebabnya :
• Rasa percaya diri hilang karena pengaruh perkataan orang lain, yang cenderung memberikan penilaian negatif terhadap apa yang kita lakukan
• Rasa kurang percaya diri yang disebabkan oleh pengondisian yang kita alami semasa kanak-kanak
• Rasa rendah diri karena pengalaman masa lalu, dimana orang pernah bahkan sudah beberapa kali mengalami kegagalan

2. Kecemasan berlebihan
Kecemasan adalah perasaan yang menghinggapi orang manakala ia terbayang akan apa yang bakal menimpa dirinya bila gagal.

3. Opini negatif
Opini negatif dapat sampai kepada kita dari berbagai sumber. Opini negatif tentang sesuatu dapat membuat seseorang menjadi tidak antusias dan termotivasi tentang sesuatu itu.
4. Merasa bukan bagian dari kelompok atau sasaran yang lebih besar.

F. Disiplin Mendukung motivasi
Motivasi perlu didukung oleh disiplin yang yang tinggi. Disiplin diri mencakup : sikap konsisten berjuang mencapai target yang sudah ditetapkan, mendahulukan yang utama dan mendesak tanpa mengabaikan kebutuhan-kebutuhan lain yang juga penting, dan tidak menghalalkan segala cara untuk memenuhi keinginan. Dalam memenuhi kebutuhan dan harapan-harapan kita, kita tetap dituntut menghormati aturan-aturan atau norma-norma yang berlaku.
Read More.....
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Photobucket
Ad